Kamis, 12 Juli 2012

Cara Menghitung KWH Yang Didapat Dari Transaksi Token

Malam All Member Zahra Tronik. Tahukah anda cara perhitungan KWH Token PLN yang anda dapat? Kebanyakan pasti belum. Maka kami akan sedikit share cara perhitugan KWH Token. Token ada beberapa macam, mulai dari yang Administrasi Bank 1600, 1800, 2000 dan 2500. Semakin besar Admin Bank maka akan semakin kecil KWH yang didapat. KWH juga dipengaruhi oleh besar PPJ masing2 daerah yang berbeda (rata2 berkisar 3%). Alhamdulillah Zahra tronik memberikan Token dengan admin bank 1600 sehingga KWH yg didapat oleh user anda semua normal.


Berikut sedikit contoh perhitugan KWH Token

RUMUS: 
Nomimal – Admin Bank = X
X - PPJ = Rp. Token
Rp. Token : Daya = Kwh

1. Contoh Kasus Admin Bank Rp. 2.500,-:
Pembelian Token 20.000
Admin Bank Rp. 2.500,-
PPJ 3 % (tergantung dari daerah masing-masing)
Golongan R1 1300 VA, Harga Per Kwh Rp. 790,-

20.000 – 2.500 = 17.500
17.500 – 3% = 16.975 
16.975 : 790 = 21.48 Kwh

2. Contoh Kasus Admin Bank Rp. 2.000,-:
Pembelian Token 20.000
Admin Bank Rp. 2.000,-
PPJ 3 % (tergantung dari daerah masing-masing)
Golongan R1 1300 VA, Harga Per Kwh Rp. 790,-

20.000 – 2.000 = 18.000
18.000 – 3% = 17.460 
17460 : 790 = 22.10 Kwh

3. Contoh Kasus Admin Bank Rp. 1.600,-:
Pembelian Token 20.000
Admin Bank Rp. 1.600,-
PPJ 3 % (tergantun6 dari daerah masing-masing)
Golongan R1 1300 VA, Harga Per Kwh Rp. 790,-

20.000 – 1.600 = 18.400
18.400 – 3% = 17.848
17.848 : 790 = 22.59 Kwh

Memang banyak tempat yang menawarkan harga Token yg bervariasi dan sangat murah...eiit nanti dulu! Tanyakan dulu berapa admin bank yang dipakai. Semoga sedikit yang dishare ini bisa bermanfaat bagi all mitra Zahra Tronik

Cara Menghitung KWH Yang Didapat Dari Transaksi Token Rating: 9 Diposkan Oleh: Joko Juragan Pulsa